10.36

Membuat Aplikasi GL dengan Powerbuilder 9

http://www.4shared.com/office/hsVrwShH/membuat_aplikasi_gl_dengan_pow.html?

10.30

Tips: Export Blob Ke Image Power Builder

Artikel kali ini akan memberi contoh bagaimana memanggil kembali blob dari dalam database dan menampilkan di pictue control maupun meng-export kembali menjadi file gambar.

Blob Emp_id_pic
SELECTBLOB Image
INTO :Emp_id_pic
FROM dba.t_image
WHERE “index image” = :iindex
USING SQLCA ;
integer li_FileNum, loops
long flen
li_FileNum = FileOpen(sfilename,StreamMode!, Write!, Shared!, Replace!)
SetPointer(HourGlass!)
flen = Len(Emp_id_pic)
IF flen > 32765 THEN

IF Mod(flen, 32765) = 0 THEN
loops = flen/32765
ELSE
loops = (flen/32765) + 1
END IF
ELSE
loops = 1
END IF
Selanjutnya untuk meng-export kedalam file gambar dapat digunakan baris perintah berikut:
FileWritex(li_FileNum, Emp_id_pic,loops*32765) untuk PB 10.0 ke atas
FileWrite(li_FileNum, Emp_id_pic). Untuk PB 9.0 dan diakhiri dengan menutup file gambar dengan FileClose(li_FileNum)
File library / PBL dapat anda download disini. Selamat mencoba. Catatan: fungsi dalam library ini menggunakan 2 parameter yaitu sfilename bertipe string untuk namafile yang ingin kita import dan iindex bertipe integer merupakan index dari file ( bisa juga yang lain misalnya NIP atau NIM )

Sumber : http://aryodarmo.blogspot.com/2009/01/tips-export-blob-ke-image-power-builder.html

10.10

Dasar atau konsep Power Builder

Power Builder adalah sebuah development tool dengan dasar atau konsep pemrograman berorientasi objek atau Object Oriented Programming (OOP) yang memiliki karakteristik Encapsulation, Inheritance, dan Polymorphism. OOP adalah konsep yang umum dan telah di adopsi oleh banyak bahasa pemrograman modern seperti C++, Java, VBScript dan sebagainya. Teknik pemrograman pada OOP adalah bersifat modular, Berbeda dengan teknik pemrograman konvensional yang sifatnya struktural, pada OOP, sebuah modul program dipandang sebagai sebuah objek.
Encapsulation adalah karakteristik dan perilaku yang berkaitan dengan kemandirian sebuah objek. Analogi dengan makhluk hidup, sebuah objek memiliki karakteristik dan perilaku. Sebagai contoh, karakteristik yang dimiliki objek manusia adalah warna kulit, tinggi badan, berat badan, kegemaran, tingkat kecerdasan dan sebagainya. Sebagai objek yang aktif, seorang manusia berinteraksi dengan lingkungannya dengan cara beraktifitas dan merespon keadaan sekelilingnya. Dalam OOP karakteristik di istilahkan sebagai Atribut atau Properti. Perilaku diistilahkan sebagai Metode. Metode dibedakan menjadi Event dan Function.
Event adalah suatu kejadian yang dialami objek tersebut, misalnya pada contoh manusia adalah merasa lapar, sakit atau terkejut. Sedangkan Fungsi adalah tindakan yang bisa dilakukan sebuah objek, misalnya berjalan, tidur, makan dan seterusnya. Biasanya fungsi dilakukan ketika ada event yang diterima. Semua karakteristik dan perilaku tersebut dibungkus akan membentuk wujud manusia yang utuh. Properti dan Metode yang berbeda dalam keadaan terbungkus itu dikenal dengan istilah Encapsulation.

Sebuah objek adalah sebuah modul yang mandiri, artinya ia tidak memiliki ketergantungan dengan objek lain atau program utama. Dengan demikian, sebuah objek yang digunakan pada sebuah aplikasi dan dapat juga digunakan pada aplikasi lain. Agar sebuah program dapat berinterakasi dengan sebuah objek, maka kode program tersebut harus memanggil metode yang ada di dalam objek yang bersangkutan. Metode identik dengan fungsi atau event yang mengandung sebuah atau beberapa parameter. Jadi dalam hal ini sebuah program dapat mengirimkan sebuah nilai ke dalam parameter sebuah metode. Objek yang bersangkutan menerima parameter tersebut dan menjalankan aksinya. Karena kode program di dalam objek berinteraksi dengan parameter dan bukan variabel lokal atau global dari program yang memangilnya, maka objek itu mempertahankan kemandiriannya.

Istilah Inheritance memacu pada penurunan sifat sebuah objek pada objek lain. sebagai contoh, objek manusia di turunkan dari objek bernama primata karena objek ini mempunyai karakteristik yang lebih umum, yaitu makhluk hidup yang menyusui, mempunyai empat angota tubuh, bertulang belakang dan sebagainya. Istilah untuk objek turunan adalah descendent, sedangkan objek penurun atau pendahulunya adalah ancestor.
Polymorphism adalah perilaku yang berbeda-beda dari sebuah ancestor dan pada desendent-nya. Sebagai contoh kita gunakan lagi objek manusia dan kera yang masing-masing di turunkan dari objek primata yang sama. Apabila kita memanggil metode “makan”, maka kera akan mengulurkan tangannya dan memasukan makanan ke dalam mulutnya kemudian mengunyah dengan cepat-cepat. Sedangkan, jika metode yang sama di panggil dari objek manusia, maka ia akan menggerakkan tangannya untuk menyendok makanan, dan memasukkan ke dalam mulut kemudian mengunyah perlahan-lahan sambil menikmati rasanya. Jadi jelas disini bahwa kedua objek tersebut mempunyai perilaku yang berbeda untuk metode “makan”.